8 Tips Memilih Paket Provider Internet dan SIM Card Lokal Arab Saudi untuk Jamaah Umroh
Salah satu hal yang sering membingungkan calon jamaah adalah memilih antara paket roaming dari operator Indonesia dan SIM card lokal Arab Saudi. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Paket roaming memungkinkan nomor Indonesia tetap aktif tanpa harus mengganti kartu, sedangkan SIM card lokal dapat menawarkan pilihan kuota dan telepon yang sesuai dengan kebutuhan selama berada di Tanah Suci.
Di Arab Saudi, terdapat tiga operator seluler utama yang banyak dipertimbangkan wisatawan dan jamaah umroh, yaitu STC (Saudi Telecom Company), Mobily, dan Zain. Ketiganya menyediakan paket untuk pengunjung dengan pilihan kuota internet, masa aktif, serta fasilitas panggilan yang berbeda. Informasi paket dapat diperiksa melalui situs resmi masing-masing operator sebelum keberangkatan.
Selain memilih operator, jamaah juga perlu memperhatikan kompatibilitas ponsel, prosedur registrasi kartu, ketersediaan eSIM, dan biaya penggunaan internet di luar paket. Hal ini penting agar koneksi tetap tersedia selama perjalanan tanpa menimbulkan pengeluaran yang tidak direncanakan.
Artikel ini membahas 8 tips memilih paket provider internet dan SIM card lokal Arab Saudi untuk jamaah umroh, mulai dari membandingkan operator hingga menentukan pilihan berdasarkan durasi perjalanan. Informasi harga dan kuota yang dicantumkan merupakan referensi dari halaman resmi operator yang ditemukan saat riset pada Oktober 2026. Penawaran dapat berubah, sehingga detail paket sebaiknya diperiksa kembali menjelang keberangkatan.
Tips memilih provider internet dan SIM card lokal Arab Saudi umroh
1. Pahami 3 Operator Seluler Utama Arab Saudi: STC, Mobily, dan Zain
Langkah pertama sebelum membeli kartu internet adalah mengenali operator seluler yang tersedia di Arab Saudi. Operator merupakan perusahaan penyedia layanan komunikasi yang menghubungkan ponsel ke jaringan seluler sehingga pengguna dapat mengakses internet, melakukan panggilan telepon, dan mengirim pesan.
STC, Mobily, dan Zain menjadi tiga pilihan utama yang patut dibandingkan oleh jamaah umroh. Masing-masing memiliki paket pengunjung dengan kombinasi kuota dan masa berlaku yang berbeda. Namun, memilih operator tidak cukup hanya berdasarkan harga atau besarnya kuota. Jamaah juga perlu mempertimbangkan wilayah yang akan dikunjungi, kebutuhan komunikasi, serta kemudahan memperoleh bantuan jika mengalami gangguan.
a. STC (Saudi Telecom Company)
Situs resmi: STC Sawa Visitor
STC atau Saudi Telecom Company merupakan operator telekomunikasi yang menyediakan layanan seluler di Arab Saudi. Untuk pengunjung, STC menawarkan Sawa Visitor, yaitu layanan prabayar yang ditujukan bagi wisatawan, pelaku perjalanan bisnis, jamaah haji, dan jamaah umroh.
Berdasarkan halaman resmi STC yang ditemukan saat riset, paket pengunjung yang ditampilkan mencakup beberapa pilihan berikut.
-
Visitor 26: kuota internet 5 GB, masa aktif dua minggu, serta satu jam panggilan lokal dan internasional.
-
Visitor 47: kuota internet 20 GB, masa aktif dua minggu, serta dua jam panggilan.
-
Visitor 65: kuota internet 32 GB, masa aktif tiga minggu, serta tiga jam panggilan.
-
Visitor 86: kuota internet 50 GB, masa aktif empat minggu, serta lima jam panggilan.
Halaman tersebut juga menampilkan pilihan paket lain dengan kuota lebih besar. Harga dan rincian penawaran perlu diperiksa kembali karena katalog paket dapat diperbarui.
STC bisa dipertimbangkan oleh jamaah yang membutuhkan paket internet untuk navigasi, komunikasi melalui aplikasi pesan, dan panggilan telepon. Pilihan masa aktif dua hingga empat minggu juga memberi ruang bagi jamaah untuk menyesuaikan paket dengan durasi perjalanan.
Namun, jangan langsung membeli paket dengan kuota terbesar. Hitung terlebih dahulu kebutuhan internet harian dan pastikan kuota yang ditawarkan merupakan kuota umum yang bisa digunakan untuk aplikasi yang diperlukan.
b. Mobily
Situs resmi: Mobily Visitors Package
Mobily merupakan operator seluler lain di Arab Saudi yang menyediakan paket khusus bagi pengunjung. Paket ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komunikasi selama berada di negara tersebut, termasuk akses internet serta menit panggilan lokal dan internasional.
Pada halaman resmi Mobily yang ditemukan saat riset, terdapat pilihan paket berikut.
| Paket | Kuota internet | Masa aktif | Menit panggilan fleksibel | Harga tercantum |
|---|---|---|---|---|
| Visitors 30 | 5 GB | 14 hari | 60 menit | 34,50 SAR |
| Visitors 50 | 20 GB | 14 hari | 120 menit | 57,50 SAR |
| Visitors 65 | 30 GB | 21 hari | 200 menit | 74,75 SAR |
| Visitors 90 | 55 GB | 30 hari | 300 menit | 103,50 SAR |
| Visitors 100 | 25 GB | 14 hari | 400 menit | 115 SAR |
| Visitors 150 | 40 GB | 30 hari | 600 menit | 172,50 SAR |
Sumber: halaman resmi Mobily. Harga merupakan data yang ditampilkan saat riset, bukan jaminan harga saat pembelian. SAR adalah riyal Saudi.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah adanya perbedaan antara kuota internet umum dan kuota sosial. Dalam katalog tersebut, sejumlah paket mencantumkan kuota sosial tanpa batas atau unlimited (UL), sementara paket lainnya tidak mencantumkannya.
Jamaah sebaiknya membaca ketentuan kuota sosial tersebut secara lengkap. Istilah unlimited tidak selalu berarti seluruh aktivitas internet bebas batas, karena bisa terdapat ketentuan penggunaan wajar, pembatasan aplikasi, atau kebijakan kecepatan tertentu.
Mobily dapat menjadi pilihan bagi jamaah yang ingin membandingkan kuota internet, menit panggilan, dan masa aktif dalam satu paket. Paket 21 hari, misalnya, dapat dipertimbangkan untuk perjalanan yang lebih panjang, asalkan ketentuan dan harga terbarunya sesuai dengan kebutuhan.
c. Zain
Situs resmi: Zain Self-activation Portal
Zain merupakan operator telekomunikasi yang juga menyediakan layanan untuk pengunjung Arab Saudi. Salah satu pilihan yang tersedia adalah paket Visitor, dengan kombinasi kuota data, menit panggilan fleksibel, dan masa aktif tertentu.
Sebagai contoh, halaman resmi Zain menampilkan paket Visitor 60 dengan kuota 15 GB, 150 menit fleksibel, dan masa aktif 14 hari. Paket Visitor 85 menampilkan kuota 25 GB, 250 menit fleksibel, dan masa aktif 21 hari. Menit fleksibel tersebut dapat digunakan untuk negara tujuan yang tercantum dalam ketentuan paket, termasuk Indonesia.
Halaman aktivasi Zain juga menjelaskan bahwa nomor Visitor hanya dapat digunakan di Arab Saudi. Karena itu, jamaah yang berencana transit atau melanjutkan perjalanan ke negara lain harus memastikan apakah paket tersebut berlaku di negara tujuan berikutnya.
Zain layak dimasukkan dalam daftar perbandingan apabila jamaah mengutamakan keseimbangan antara kuota data dan kebutuhan panggilan. Meski demikian, pastikan untuk membandingkan paket dengan masa aktif yang setara agar perbandingannya adil.
Bagaimana menentukan operator yang paling sesuai?
Tidak ada satu operator yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua jamaah. Kualitas koneksi dapat dipengaruhi oleh lokasi hotel, kepadatan pengguna, kondisi bangunan, perangkat, dan jaringan yang tersedia di lokasi tertentu.
Sebagai langkah praktis, gunakan kriteria berikut:
-
Pilih operator yang memiliki cakupan memadai di Makkah, Madinah, dan wilayah lain dalam rencana perjalanan.
-
Bandingkan paket pengunjung berdasarkan harga, kuota umum, menit panggilan, dan masa aktif.
-
Cari tahu lokasi gerai resmi atau layanan bantuan operator.
-
Jika bepergian bersama rombongan besar, pertimbangkan agar anggota rombongan tidak seluruhnya bergantung pada satu koneksi apabila komunikasi sangat penting.
Tips: tanyakan kepada biro perjalanan atau jamaah yang baru kembali tentang pengalaman koneksi di hotel dan lokasi kegiatan rombongan. Pengalaman tersebut dapat menjadi informasi tambahan, tetapi tetap periksa cakupan dan ketentuan resmi operator sebelum membeli.
2. Pertimbangkan Opsi eSIM vs SIM Card Fisik
Setelah mengenali operator, langkah berikutnya adalah menentukan jenis kartu yang akan digunakan. Saat ini, jamaah umroh dapat mempertimbangkan dua pilihan, yaitu SIM card fisik dan eSIM (embedded SIM).
SIM card fisik adalah kartu kecil yang dipasang ke slot SIM pada ponsel. Sementara itu, eSIM merupakan profil SIM digital yang ditanamkan dalam perangkat, sehingga pengguna tidak perlu memasukkan kartu fisik untuk mengaktifkan layanan seluler yang kompatibel.
Keduanya dapat digunakan untuk mengakses internet, tetapi memiliki perbedaan dari segi kemudahan aktivasi, kompatibilitas perangkat, dan cara pengelolaan nomor.
Perbandingan eSIM dan SIM card fisik untuk perjalanan umroh
a. Kelebihan menggunakan eSIM
eSIM cocok untuk jamaah yang ingin mempersiapkan koneksi internet sebelum berangkat. Jika operator dan paket yang dipilih mendukung pembelian eSIM bagi pengunjung, pengguna dapat melakukan proses pembelian dan aktivasi sesuai petunjuk penyedia layanan.
Keunggulan utama eSIM adalah pengguna tidak perlu melepas kartu SIM Indonesia dari ponsel. Hal ini bermanfaat bagi jamaah yang ingin tetap menggunakan nomor Indonesia untuk menerima pesan penting, kode verifikasi, atau kebutuhan komunikasi lainnya.
Beberapa kelebihan eSIM antara lain:
-
Praktis dan tidak membutuhkan kartu fisik. Pengguna tidak perlu menyimpan kartu kecil yang mudah hilang.
-
Memudahkan pengelolaan dua nomor. Ponsel yang mendukung dual SIM dapat menggunakan nomor Indonesia dan profil eSIM Saudi secara bersamaan, sesuai kemampuan perangkat.
-
Mengurangi risiko kehilangan kartu. Tidak ada kartu fisik tambahan yang harus disimpan.
-
Dapat dipersiapkan sebelum keberangkatan. Jika layanan mengizinkan aktivasi dari luar Arab Saudi, pengguna dapat mengikuti prosedur yang tersedia sebelum tiba di tujuan.
Meski demikian, jamaah perlu memahami bahwa tidak semua ponsel mendukung eSIM. Dukungan ini bergantung pada model, varian regional, dan ketentuan operator. Ponsel yang mendukung eSIM juga belum tentu kompatibel dengan seluruh layanan atau profil eSIM yang ditawarkan.
Sebelum membeli, periksa spesifikasi perangkat melalui situs resmi produsen dan pastikan ponsel tidak terkunci pada operator tertentu. Tanyakan pula kapan masa aktif paket mulai dihitung: saat pembelian, pemasangan profil, atau ketika tersambung ke jaringan tujuan.
b. Kelebihan menggunakan SIM card fisik
SIM card fisik cocok untuk jamaah yang menggunakan ponsel tanpa dukungan eSIM. Jenis kartu ini juga relatif mudah dipahami oleh pengguna yang terbiasa mengganti kartu seluler ketika bepergian ke luar negeri.
Setelah membeli kartu dari gerai resmi, petugas biasanya dapat membantu pemasangan dan proses aktivasi sesuai prosedur operator. Jamaah juga bisa langsung meminta bantuan apabila mengalami kesulitan mengakses jaringan atau mengatur internet.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan ponsel memiliki slot SIM yang sesuai. Kedua, simpan kartu Indonesia dengan aman apabila kartu tersebut dilepas. Ketiga, jangan membuang kemasan kartu lokal sebelum nomor telepon dan informasi pentingnya dicatat.
Jika ponsel mendukung dua SIM fisik, pengguna mungkin dapat mempertahankan kedua kartu sekaligus. Akan tetapi, fungsi dual SIM berbeda pada setiap perangkat, sehingga perlu diperiksa terlebih dahulu.
c. Mana yang lebih baik untuk jamaah umroh?
| Pertimbangan | eSIM | SIM card fisik |
|---|---|---|
| Kompatibilitas | Hanya perangkat yang mendukung eSIM | Perangkat dengan slot SIM yang sesuai |
| Pemasangan | Mengunduh atau memasang profil digital | Memasukkan kartu ke slot SIM |
| Risiko kehilangan | Tidak ada kartu fisik tambahan | Kartu kecil dapat terselip atau hilang |
| Persiapan perjalanan | Dapat dilakukan sebelum berangkat jika didukung | Umumnya dibeli sebelum keberangkatan atau setelah tiba |
| Mempertahankan SIM Indonesia | Bisa dilakukan jika perangkat mendukung dual SIM | Bergantung pada jumlah slot dan fitur perangkat |
| Bantuan aktivasi | Mengikuti petunjuk aplikasi atau operator | Bisa meminta bantuan petugas gerai |
Pemerintah Arab Saudi melalui platform layanan nasional juga menyediakan informasi mengenai layanan paket konektivitas bagi pengunjung melalui aplikasi Nusuk, termasuk pilihan SIM fisik dan eSIM. Ketersediaan paket serta prosedur pembelian harus diperiksa sesuai layanan yang ditampilkan saat pemesanan.
Rekomendasi: jika ponsel sudah mendukung eSIM dan jamaah ingin tetap menggunakan nomor Indonesia, eSIM lokal patut dipertimbangkan. Jika ponsel belum mendukung teknologi tersebut atau pengguna lebih nyaman dengan kartu konvensional, SIM card fisik merupakan pilihan yang masuk akal.
3. Beli SIM Card di Bandara Kedatangan atau Counter Resmi
Membeli kartu SIM dari tempat yang resmi merupakan langkah penting untuk menghindari kesulitan aktivasi dan masalah registrasi. Bagi jamaah yang baru pertama kali datang ke Arab Saudi, bandara menjadi lokasi praktis karena tersedia gerai operator seluler.
Dua bandara yang sering menjadi pintu kedatangan jamaah umroh adalah King Abdulaziz International Airport di Jeddah dan Prince Mohammad bin Abdulaziz International Airport di Madinah.
a. Membeli kartu di Bandara King Abdulaziz, Jeddah
Jamaah yang mendarat di Jeddah dapat mencari gerai operator yang melayani penjualan SIM card. Sebelum berangkat, periksa informasi fasilitas bandara atau tanyakan kepada petugas setempat untuk mengetahui lokasi gerai yang beroperasi.
Keuntungan membeli di gerai resmi adalah jamaah dapat membandingkan paket, meminta penjelasan harga, dan mendapatkan bantuan aktivasi. Jika tersedia pilihan eSIM, tanyakan apakah layanan tersebut dapat digunakan oleh pemegang visa umroh dan apakah verifikasi dapat diselesaikan di tempat.
b. Membeli kartu di Bandara Madinah
Bandara Madinah menyediakan informasi resmi mengenai gerai telekomunikasi yang melayani pembelian kartu lokal. Menurut informasi fasilitas bandara, kios operator Zain, Mobily, dan STC tersedia di seberang pintu kedatangan internasional, di dekat Gate 3.
Lokasi ini memudahkan jamaah yang tiba di Madinah untuk menyiapkan koneksi internet sebelum menuju hotel atau mengikuti agenda rombongan.
Walaupun demikian, jangan menganggap semua gerai selalu buka sepanjang waktu atau semua paket tersedia. Jadwal operasional dan stok dapat berubah mengikuti kondisi bandara dan kebijakan penyedia layanan.
c. Dokumen yang perlu disiapkan
Sebelum membeli SIM card lokal, siapkan dokumen perjalanan dan ikuti persyaratan identifikasi yang diminta oleh operator. Untuk jamaah asing, paspor dan informasi visa atau dokumen masuk yang relevan dapat diperlukan dalam proses verifikasi. Persyaratan tepatnya bergantung pada jenis layanan dan prosedur yang berlaku saat pembelian.
Jangan menyerahkan dokumen kepada penjual yang tidak jelas identitasnya. Gunakan loket resmi, aplikasi operator yang sah, atau kanal pembelian yang disediakan melalui platform resmi.
Setelah kartu aktif, lakukan pemeriksaan singkat:
-
Pastikan nomor telepon telah tercatat dengan benar.
-
Periksa apakah sinyal seluler muncul.
-
Coba akses internet melalui jaringan seluler.
-
Pastikan paket yang dibeli sudah aktif dan kuota sesuai dengan bukti transaksi.
-
Simpan struk, nomor pelanggan, atau bukti pembelian untuk berjaga-jaga jika terjadi masalah.
Tips untuk rombongan: jangan menunda pembelian kartu sampai tiba di hotel apabila semua anggota rombongan sangat bergantung pada komunikasi digital. Namun, jika sudah memiliki roaming aktif atau eSIM yang berfungsi, jamaah dapat menggunakan koneksi tersebut untuk mencari gerai resmi dengan lebih tenang.
4. Bandingkan Besaran Kuota Utama dan Kuota Media Sosial
Banyak jamaah memilih paket internet hanya berdasarkan jumlah gigabyte (GB) yang ditawarkan. Padahal, dua paket dengan jumlah kuota serupa belum tentu memberikan manfaat yang sama karena pembagian kuotanya dapat berbeda.
Kuota utama atau kuota umum adalah kuota yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas internet sesuai ketentuan paket. Sementara itu, kuota media sosial merupakan kuota khusus untuk aplikasi tertentu, yang bisa memiliki aturan pemakaian tersendiri.
Perbedaan ini perlu dipahami sebelum memilih paket.
a. Kuota utama untuk kebutuhan sehari-hari
Kuota umum biasanya dibutuhkan untuk kegiatan seperti:
-
Membuka Google Maps atau layanan peta lainnya.
-
Mengakses situs web dan mencari informasi perjalanan.
-
Menggunakan aplikasi komunikasi.
-
Mengirim foto dan dokumen.
-
Mengakses aplikasi hotel, maskapai, atau biro perjalanan.
-
Menggunakan aplikasi pendukung ibadah yang memerlukan internet.
Misalnya, sebuah paket menyediakan 20 GB kuota umum. Kuota tersebut dapat digunakan untuk berbagai aktivitas yang diizinkan oleh paket, sehingga lebih fleksibel bagi jamaah yang belum mengetahui aplikasi mana yang akan paling sering digunakan.
Meski begitu, penggunaan aplikasi video, pengiriman foto beresolusi tinggi, dan panggilan video dapat menghabiskan data lebih cepat daripada sekadar berkirim pesan teks.
b. Kuota khusus media sosial
Beberapa paket operator menawarkan kuota sosial terpisah dari kuota utama. Contohnya, halaman resmi Mobily menampilkan paket tertentu dengan kuota sosial bertanda UL, yang berarti unlimited dalam konteks penawaran tersebut. Jamaah tetap perlu membaca syarat paket untuk memahami aplikasi yang tercakup dan batas penggunaan yang berlaku.
Kuota khusus ini dapat bermanfaat bagi pengguna yang sering berkomunikasi melalui aplikasi tertentu. Namun, jangan menganggap seluruh aplikasi pesan dan video call otomatis tercakup dalam kuota sosial.
Periksa apakah paket menyebut aplikasi yang digunakan secara eksplisit. Pastikan pula apakah panggilan suara, panggilan video, membuka tautan eksternal, dan mengunduh file termasuk dalam kategori penggunaan yang memperoleh kuota khusus.
c. Sesuaikan kuota dengan kebiasaan penggunaan
Jamaah yang hanya membutuhkan internet untuk pesan singkat, berbagi lokasi, dan sesekali membuka peta mungkin tidak memerlukan paket dengan kuota sangat besar. Sebaliknya, jamaah yang rutin melakukan panggilan video ke keluarga atau mengunggah banyak foto dan video sebaiknya menyiapkan kuota lebih besar.
Sebagai gambaran perencanaan, kebutuhan data berikut merupakan estimasi praktis, bukan jaminan pemakaian untuk semua orang.
| Aktivitas | Perkiraan kebutuhan |
|---|---|
| Pesan teks dan berbagi lokasi | Relatif rendah |
| Membuka peta dan mencari rute | Rendah hingga sedang, bergantung penggunaan |
| Mengirim foto | Sedang, bergantung ukuran dan jumlah foto |
| Panggilan suara melalui internet | Sedang, bergantung durasi dan aplikasi |
| Panggilan video | Sedang hingga tinggi, bergantung kualitas gambar dan durasi |
| Menonton video atau mengunggah video | Tinggi, bergantung resolusi dan durasi |
Untuk menghemat kuota, unduh peta offline sebelum berangkat ke lokasi tertentu jika aplikasi mendukungnya. Nonaktifkan pembaruan aplikasi otomatis melalui data seluler, batasi pencadangan foto melalui jaringan seluler, dan gunakan Wi-Fi tepercaya ketika tersedia.
Dengan cara ini, jamaah dapat memilih paket berdasarkan kebutuhan nyata, bukan sekadar tergiur angka kuota yang besar.
5. Perhatikan Masa Aktif Paket Sesuai Durasi Umroh
Selain kuota, masa aktif merupakan faktor yang tidak kalah penting. Masa aktif paket adalah periode ketika manfaat paket dapat digunakan berdasarkan ketentuan operator. Periode ini tidak selalu sama dengan masa berlaku nomor telepon, sehingga jamaah perlu membedakan keduanya.
Paket dengan kuota besar belum tentu cocok jika masa aktifnya terlalu pendek. Sebaliknya, paket dengan masa aktif lebih panjang dapat menjadi kurang ekonomis jika jamaah hanya membutuhkan internet selama beberapa hari.
a. Paket untuk perjalanan 9 hari
Untuk perjalanan sekitar sembilan hari, jamaah dapat mulai membandingkan paket dengan masa aktif 10–14 hari. Rentang tersebut memberi sedikit kelonggaran jika jadwal perjalanan berubah atau jamaah memerlukan koneksi selama perjalanan menuju bandara.
Namun, jangan langsung menganggap paket 14 hari selalu paling murah. Bandingkan biaya, kuota, dan manfaat lainnya dengan paket roaming yang ditawarkan operator Indonesia.
Sebagai contoh, paket Mobily Visitors 30 yang ditampilkan dalam katalog resminya memiliki masa aktif 14 hari dan kuota 5 GB. Paket tersebut bisa menjadi salah satu referensi awal untuk jamaah dengan penggunaan data ringan.
b. Paket untuk perjalanan 12 hari
Perjalanan 12 hari memerlukan perhatian lebih karena paket 10 hari berpotensi habis sebelum jamaah kembali ke Indonesia. Jika masa aktif dihitung berdasarkan waktu aktivasi, keterlambatan penerbangan atau perubahan agenda juga dapat memengaruhi kebutuhan koneksi.
Paket dengan masa aktif 14 hari dapat menjadi pilihan yang praktis. Sebagai alternatif, jamaah bisa mempertimbangkan paket roaming 12 hari dari operator Indonesia apabila kuota dan cakupannya sesuai kebutuhan.
Misalnya, Telkomsel menampilkan pilihan RoaMAX Umrah 12 hari, termasuk paket internet 5 GB seharga Rp285.000 dan paket 10 GB seharga Rp310.000 pada halaman resmi yang ditemukan saat riset. Harga dan penawaran ini perlu diperiksa kembali menjelang keberangkatan.
c. Paket untuk perjalanan 16 hari
Untuk perjalanan 16 hari, sebaiknya jangan memilih paket hanya berdasarkan masa aktif 14 hari. Jamaah berisiko kehilangan akses internet pada hari-hari terakhir jika tidak memperpanjang atau membeli paket tambahan.
Paket 17 hari, 21 hari, atau periode yang lebih panjang dapat menjadi pertimbangan. Misalnya, katalog Telkomsel menampilkan pilihan RoaMAX Umrah 17 hari, sementara STC dan Mobily juga memiliki paket pengunjung dengan masa berlaku lebih dari dua minggu.
Periksa juga apakah paket dapat diperpanjang, apakah kuota yang tersisa akan hangus saat periode berakhir, serta apakah pembelian paket baru mengaktifkan masa berlaku yang baru atau menambah kuota pada paket yang masih berjalan.
d. Jangan hanya menghitung jumlah hari di Tanah Suci
Dalam menentukan masa aktif, perhitungkan seluruh perjalanan, termasuk:
-
Hari keberangkatan dari Indonesia.
-
Transit di negara lain jika ada.
-
Waktu kedatangan di Arab Saudi.
-
Hari terakhir kegiatan umroh.
-
Perjalanan pulang hingga tiba di Indonesia.
Jika paket hanya berlaku di Arab Saudi, koneksi internetnya mungkin tidak dapat digunakan saat transit di negara lain. Karena itu, periksa daftar negara yang dicakup oleh paket sebelum membeli.
Prinsip sederhananya: pilih masa aktif yang mencakup seluruh periode ketika jamaah membutuhkan internet, dengan sedikit kelonggaran agar tidak harus membeli paket baru pada saat yang merepotkan.
6. Cek Fasilitas Kuota Nelpon Lokal dan Internasional
Internet memang memudahkan komunikasi, tetapi fasilitas telepon biasa tetap penting selama perjalanan umroh. Tidak semua komunikasi dapat mengandalkan aplikasi pesan karena koneksi data bisa terganggu, baterai ponsel dapat habis, atau penerima telepon mungkin tidak memiliki akses internet.
Karena itu, periksa apakah paket yang dipilih mencakup menit panggilan lokal dan internasional.
a. Telepon lokal untuk koordinasi rombongan
Panggilan lokal adalah panggilan ke nomor telepon yang berada di Arab Saudi sesuai ketentuan paket. Fasilitas ini bermanfaat untuk menghubungi ketua rombongan, muthawif, pengemudi, petugas hotel, atau anggota keluarga yang menggunakan nomor lokal.
Misalnya, seorang jamaah terpisah dari rombongan setelah kegiatan ibadah. Jika jamaah memiliki pulsa atau menit panggilan lokal, ia dapat menghubungi petugas rombongan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada aplikasi pesan.
Fasilitas ini juga dapat membantu ketika koneksi internet tidak stabil atau penerima panggilan tidak sedang terhubung ke jaringan data.
b. Telepon internasional untuk menghubungi keluarga di Indonesia
Panggilan internasional memungkinkan jamaah menelepon nomor di negara lain, termasuk Indonesia, sesuai daftar tujuan yang dicakup oleh paket.
Namun, menit panggilan internasional tidak selalu mencakup semua negara atau semua jenis nomor. Beberapa paket menggunakan daftar negara tujuan tertentu, sedangkan paket lain membatasi jenis nomor yang dapat dihubungi.
Karena itu, periksa apakah Indonesia termasuk dalam cakupan menit fleksibel atau kuota panggilan paket. Jangan hanya mengandalkan tulisan “panggilan internasional” tanpa membaca ketentuan lengkapnya.
Sebagai contoh, halaman resmi Zain mencantumkan Indonesia sebagai salah satu negara tujuan yang termasuk dalam daftar negara untuk menit fleksibel pada paket Visitor tertentu. Mobily dan STC juga menawarkan paket pengunjung dengan fasilitas panggilan sesuai ketentuan masing-masing.
c. Memahami menit fleksibel dan kuota telepon
Menit fleksibel adalah jumlah menit panggilan yang dapat digunakan untuk tujuan yang diizinkan oleh paket. Namun, ketentuan penggunaannya bisa berbeda dari paket ke paket.
Periksa beberapa hal berikut sebelum membeli:
-
Apakah menit panggilan bisa digunakan untuk nomor lokal Arab Saudi?
-
Apakah menit tersebut juga berlaku untuk menelepon Indonesia?
-
Apakah panggilan masuk ikut diperhitungkan?
-
Apakah panggilan ke nomor khusus atau layanan premium dikecualikan?
-
Apa tarif yang berlaku setelah kuota menit habis?
Sebagai contoh, paket STC Sawa Visitor menampilkan kombinasi kuota data dan durasi panggilan. Mobily juga menawarkan paket pengunjung dengan jumlah menit fleksibel yang berbeda-beda. Artinya, jamaah bisa memilih berdasarkan seberapa sering ia perlu melakukan panggilan biasa.
d. Bedakan telepon biasa dan panggilan melalui internet
Panggilan telepon biasa menggunakan layanan suara operator seluler, sedangkan panggilan WhatsApp atau aplikasi sejenis menggunakan koneksi internet.
Keduanya memiliki kebutuhan yang berbeda. Paket dengan banyak menit telepon belum tentu memberikan kuota data yang besar. Sebaliknya, paket internet berkuota besar belum tentu menyediakan menit panggilan biasa.
Rekomendasi: jamaah yang hanya sesekali menghubungi keluarga melalui aplikasi pesan mungkin lebih mengutamakan kuota data. Namun, jamaah lansia, ketua rombongan, atau anggota yang perlu berkoordinasi melalui telepon biasa sebaiknya memberi perhatian lebih pada fasilitas panggilan lokal.
7. Hindari Membeli SIM Card Tanpa Registrasi Paspor
Registrasi kartu SIM merupakan bagian penting dalam penggunaan layanan seluler. Jamaah sebaiknya tidak membeli kartu dari penjual tidak resmi yang menawarkan aktivasi tanpa prosedur identifikasi yang jelas.
Pada umumnya, proses registrasi diperlukan untuk menghubungkan nomor telepon dengan identitas pelanggan sesuai ketentuan operator dan regulasi yang berlaku. Bagi pengunjung asing, dokumen perjalanan dan verifikasi identitas dapat menjadi bagian dari proses tersebut.
a. Mengapa registrasi perlu diperhatikan?
Registrasi yang tidak tuntas dapat menimbulkan masalah ketika pengguna ingin mengaktifkan paket, menggunakan layanan tertentu, mengakses bantuan pelanggan, atau menyelesaikan persoalan kepemilikan nomor.
Karena itu, jangan hanya mengejar harga murah. Pastikan nomor telah didaftarkan melalui proses resmi dan dapat digunakan sesuai ketentuan.
Arab Saudi memiliki otoritas pengatur sektor komunikasi yang saat ini dikenal sebagai Communications, Space and Technology Commission (CST). Lembaga tersebut menyediakan informasi dan layanan terkait sektor telekomunikasi, termasuk fasilitas untuk memeriksa nomor yang terdaftar pada identitas tertentu.
Perlu dicatat, penyebutan CITC pada sejumlah informasi lama merujuk pada nama lembaga sebelumnya, yaitu Communications and Information Technology Commission. Karena nama dan struktur kelembagaan dapat berubah, jamaah sebaiknya mengacu pada informasi CST terbaru.
b. Apa yang harus dilakukan saat membeli kartu?
Ketika membeli kartu dari gerai resmi, ikuti petunjuk petugas mengenai dokumen yang diperlukan dan tahapan verifikasi. Jangan memberikan informasi identitas kepada pihak yang tidak jelas.
Setelah proses selesai, pastikan nomor benar-benar aktif. Simpan bukti transaksi dan informasi yang diperlukan untuk menghubungi layanan pelanggan.
Jika membeli eSIM secara daring, gunakan situs atau aplikasi resmi operator dan pastikan proses verifikasi selesai sebelum mengandalkan nomor tersebut untuk komunikasi penting.
c. Waspadai penawaran kartu yang terlalu murah
Penjual tidak resmi terkadang menawarkan kartu yang diklaim sudah aktif tanpa menjelaskan proses registrasi atau kepemilikan nomor. Situasi semacam ini sebaiknya dihindari karena jamaah dapat kesulitan memperoleh bantuan apabila terjadi masalah.
Jangan pula menyimpulkan bahwa semua kartu yang dibeli di luar bandara tidak resmi. Gerai resmi dan distributor yang berwenang dapat berada di pusat perbelanjaan atau lokasi lain. Hal terpenting adalah memastikan legalitas penjual dan prosedur registrasinya.
Tips keamanan: jika terjadi masalah aktivasi atau nomor tidak dapat digunakan, hubungi layanan pelanggan operator melalui kanal resmi. Jangan langsung membeli nomor baru dari pihak yang tidak dapat menjelaskan status kartu sebelumnya.
8. Bandingkan Harga Paket Roaming Indonesia vs SIM Card Lokal Saudi
Tips terakhir adalah membandingkan biaya paket roaming dari operator Indonesia dengan harga SIM card lokal Arab Saudi. Perbandingan ini penting karena harga termurah belum tentu memberikan manfaat terbaik untuk seluruh kebutuhan perjalanan.
Roaming internasional adalah layanan yang memungkinkan nomor Indonesia menggunakan jaringan operator mitra di luar negeri. Dengan roaming, jamaah dapat tetap menggunakan nomor Indonesia tanpa harus mengganti kartu utama. Sementara itu, SIM card lokal menggunakan nomor dari operator Arab Saudi yang menyediakan paket sesuai ketentuan setempat.
Keduanya dapat digunakan selama umroh, tetapi memiliki perbedaan dalam pengelolaan nomor, biaya, dan fleksibilitas.
a. Kelebihan paket roaming Telkomsel
Situs resmi: Paket RoaMAX Umrah Telkomsel
Telkomsel menyediakan RoaMAX Umrah untuk pelanggan yang ingin tetap menggunakan nomor Indonesia selama perjalanan. Berdasarkan halaman resmi yang ditemukan saat riset, terdapat pilihan paket internet dengan masa aktif 12 hari dan 17 hari.
Berikut beberapa contoh penawaran yang tercantum pada halaman tersebut:
| Paket | Kuota total | Masa aktif | Harga tercantum |
|---|---|---|---|
| RoaMAX Umrah | 5 GB | 12 hari | Rp285.000 |
| RoaMAX Umrah | 10 GB | 12 hari | Rp310.000 |
| RoaMAX Umrah | 50 GB | 12 hari | Rp410.000 |
| RoaMAX Umrah | 10 GB | 17 hari | Rp385.000 |
| RoaMAX Umrah | 20 GB | 17 hari | Rp435.000 |
| RoaMAX Umrah | 70 GB | 17 hari | Rp510.000 |
Sumber: halaman resmi Telkomsel. Harga merupakan referensi dari penawaran yang ditampilkan saat riset dan dapat berubah.
Salah satu keunggulan roaming adalah nomor Indonesia tetap dapat digunakan, sehingga jamaah tidak perlu menginformasikan nomor baru kepada keluarga atau rekan kerja. Aktivasi paket juga dapat dilakukan melalui kanal resmi operator.
Namun, periksa pembagian kuotanya. Sebagian kuota dapat dialokasikan untuk Arab Saudi, sedangkan sebagian lainnya diperuntukkan bagi negara transit. Jangan menganggap seluruh kuota total dapat digunakan sepenuhnya di semua negara.
b. Kelebihan roaming IM3
Situs resmi: IM3 SimpelRoam Umrah dan Haji
IM3 juga menawarkan paket roaming khusus perjalanan umroh dan haji. Paket tersebut ditujukan untuk membantu pelanggan tetap terhubung dengan keluarga di Indonesia selama perjalanan.
Halaman resmi IM3 menjelaskan bahwa paket SimpelRoam Umrah dan Haji dapat diaktifkan melalui aplikasi myIM3, kode USSD, atau kanal WhatsApp resmi yang disediakan operator. Halaman tersebut juga mencantumkan sejumlah negara tujuan yang dicakup, termasuk Arab Saudi.
Kelebihannya adalah jamaah dapat mempertahankan nomor Indonesia dan mengelola paket melalui layanan operator yang sudah dikenal.
Sebelum membeli, pastikan harga, kuota, masa aktif, dan ketentuan penggunaan yang berlaku untuk nomor Anda. Penawaran yang ditemukan saat riset tidak selalu identik dengan paket yang tersedia pada tanggal keberangkatan.
c. Perbandingan roaming dan SIM card lokal
Berikut gambaran perbedaan kedua pilihan tersebut.
| Aspek | Roaming Indonesia | SIM card lokal Saudi |
|---|---|---|
| Nomor utama | Tetap menggunakan nomor Indonesia | Mendapatkan nomor lokal Saudi jika paket menyediakannya |
| Aktivasi | Melalui operator Indonesia | Melalui operator Saudi atau kanal resminya |
| Penggunaan nomor Indonesia | Lebih praktis untuk mempertahankan nomor yang sama | Bergantung pada dukungan dual SIM dan pengaturan perangkat |
| Kuota internet | Mengikuti paket roaming yang dipilih | Mengikuti paket lokal operator Saudi |
| Panggilan lokal Saudi | Bergantung pada ketentuan paket | Umumnya menjadi salah satu fasilitas paket pengunjung |
| Negara transit | Bergantung pada daftar negara paket | Paket lokal tertentu hanya berlaku di Arab Saudi |
| Kebutuhan registrasi | Mengikuti ketentuan operator Indonesia | Mengikuti ketentuan registrasi operator Saudi |
| Cocok untuk | Jamaah yang mengutamakan kemudahan nomor Indonesia | Jamaah yang ingin membandingkan kuota dan fasilitas lokal |
d. Apakah SIM card lokal pasti lebih stabil?
Tidak selalu. Kestabilan koneksi ditentukan oleh jaringan yang tersedia, lokasi pengguna, kepadatan jaringan, perangkat, dan layanan yang digunakan.
Roaming Telkomsel atau IM3 dapat memanfaatkan jaringan mitra di Arab Saudi sesuai kerja sama dan ketentuan layanan. Sementara itu, SIM card lokal terhubung ke jaringan operator Saudi yang dipilih. Perbedaan utama bukan sekadar roaming versus kartu lokal, melainkan jaringan yang tersedia di lokasi dan karakteristik paketnya.
Jika koneksi internet sangat penting, tanyakan kepada biro perjalanan mengenai pengalaman jaringan di hotel dan lokasi kegiatan. Namun, pengalaman jamaah lain tetap bukan jaminan bahwa hasilnya akan sama di setiap perangkat.
e. Cara menghitung pilihan yang paling hemat
Sebelum membeli, bandingkan tiga komponen utama:
-
Biaya total: hitung harga paket untuk seluruh durasi perjalanan, termasuk kemungkinan membeli paket tambahan.
-
Kuota yang benar-benar dapat digunakan: perhatikan pembagian kuota, aplikasi yang tercakup, dan negara yang didukung.
-
Manfaat komunikasi: periksa menit panggilan, kemudahan mempertahankan nomor Indonesia, serta fasilitas layanan pelanggan.
Sebagai ilustrasi, apabila paket roaming seharga Rp310.000 sudah mencukupi untuk perjalanan 12 hari, membeli SIM lokal dengan kuota lebih besar belum tentu memberikan manfaat tambahan yang sepadan jika jamaah hanya menggunakan sedikit data.
Sebaliknya, jika jamaah membutuhkan banyak kuota umum dan panggilan lokal, SIM card Saudi mungkin lebih sesuai setelah harga dan ketentuan paket dibandingkan secara langsung.
Pilih Paket Internet Berdasarkan Kebutuhan Perjalanan
Memilih paket provider internet dan SIM card lokal Arab Saudi untuk jamaah umroh sebaiknya dilakukan sebelum keberangkatan. Persiapan ini membantu jamaah tetap terhubung dengan keluarga, mengikuti arahan rombongan, dan mengakses informasi perjalanan tanpa harus terburu-buru mencari kartu setelah tiba di bandara.
STC, Mobily, dan Zain merupakan tiga operator utama yang patut dibandingkan. Masing-masing menawarkan paket pengunjung dengan kombinasi kuota, masa aktif, dan fasilitas panggilan yang berbeda. Jamaah juga dapat mempertimbangkan eSIM jika ponsel mendukungnya, atau SIM card fisik jika lebih praktis untuk perangkat yang digunakan.
Jika ingin mempertahankan nomor Indonesia, paket roaming Telkomsel atau IM3 dapat menjadi pilihan. Namun, jika ingin membandingkan paket internet dan fasilitas panggilan lokal, SIM card Saudi layak dipertimbangkan. Keputusan akhir sebaiknya didasarkan pada durasi perjalanan, kebutuhan kuota, anggaran, kompatibilitas perangkat, dan cakupan jaringan di lokasi tujuan.
Berikut tabel perbandingan untuk membantu jamaah menentukan pilihan.
| Pilihan | Keunggulan utama | Hal yang perlu diperhatikan | Cocok untuk |
|---|---|---|---|
| STC Sawa Visitor | Beragam pilihan kuota dan masa aktif | Periksa harga serta kuota paket terbaru | Jamaah yang ingin membandingkan beberapa ukuran paket |
| Mobily Visitors | Pilihan paket data dan menit panggilan | Periksa pembagian kuota sosial dan umum | Jamaah yang membutuhkan kombinasi data dan telepon |
| Zain Visitor | Pilihan kuota, menit fleksibel, dan masa aktif | Periksa negara tujuan panggilan dan cakupan paket | Jamaah yang membutuhkan internet serta panggilan |
| eSIM lokal Saudi | Praktis dan tidak membutuhkan kartu fisik | Ponsel harus mendukung eSIM dan kompatibel dengan layanan | Jamaah yang ingin tetap menggunakan SIM Indonesia |
| SIM card fisik Saudi | Mudah dipasang dan dapat dibeli di gerai resmi | Perlu memperhatikan slot SIM dan registrasi | Pengguna ponsel tanpa eSIM atau yang menyukai kartu fisik |
| Roaming Telkomsel | Nomor Indonesia tetap digunakan dan tersedia paket khusus umroh | Periksa harga, masa aktif, dan pembagian kuota | Jamaah yang mengutamakan kemudahan nomor utama |
| Roaming IM3 | Aktivasi melalui kanal resmi IM3 dan paket khusus perjalanan | Pastikan paket aktif serta cakupannya sesuai kebutuhan | Pelanggan IM3 yang ingin tetap menggunakan nomor Indonesia |
Checklist sebelum membeli paket
Saran akhir: jangan memilih paket hanya karena menawarkan kuota paling besar atau harga paling murah. Pilih layanan yang benar-benar sesuai dengan kebiasaan penggunaan internet, kebutuhan komunikasi, dan lama perjalanan. Periksa kembali penawaran pada situs resmi sebelum membeli karena harga, kuota, dan masa aktif dapat berubah.
Referensi Resmi
Sumber berikut dapat digunakan untuk memeriksa kembali informasi paket dan layanan sebelum artikel diterbitkan.
-
STC – Sawa Visitor Packages: informasi paket pengunjung STC.
-
Mobily – Visitors Package: rincian kuota, masa aktif, dan fasilitas panggilan.
-
Zain – Self-activation Portal: informasi paket Visitor dan layanan aktivasi.
-
Telkomsel – Paket RoaMAX Umrah: pilihan paket roaming untuk perjalanan umroh.
-
IM3 – SimpelRoam Umrah dan Haji: informasi layanan roaming IM3.
-
Portal Nasional Arab Saudi – Connectivity Packages: informasi pembelian paket konektivitas pengunjung melalui Nusuk.
-
Bandara Madinah – Lokasi Gerai Operator: informasi lokasi gerai telekomunikasi di bandara.
-
CST – Inquire About My Numbers: layanan informasi nomor yang terdaftar pada identitas pelanggan.


